Daftar Isi/Contents SQ BLOG >> KLIK DISINI
kajian(*)Quran_Hadis_Sains. Diberdayakan oleh Blogger.

Beasiswa TURKI S1, S2 & S3 2015

Kamis, 26 Maret 2015

Application Starting Date: 25 February 2015 
Application Deadline: 31 March 2015


Türkiye Scholarships Postgraduate and Undergraduate Programmes are full government funded programmes for successful international students from all over the world for undergraduate and postgraduate studies in Turkey.

The application to Türkiye Scholarships programmes is online and totally free process.

Postgraduate and Undergraduate scholarships are:

Undergraduate Programmes
  • Regional Undergraduate Scholarship Programmes
  • Ibni Sina Medical Sciences Scholarship Programme
  • Yunus Emre Turkish Language Scholarship Programme
  • Islamic Theology Scholarship Programme
  • Art Scholarship Programme
  • Sport Scholarship Programme
Postgraduate Programmes
  • Ali Kuşçu Science and Technology Scholarship Programme
  • İbni Haldun Social Sciences Scholarship Programme
  • Yunus Emre Turkish Language Scholarship Programme
  • Islamic Theology Scholarship Programme
  • Art Scholarship Programme
  • Sport Scholarship Programme
Candidates can apply only one scholarship programme in accordance with their educational background and academic goals.

Türkiye Scholarships include both scholarship and university placement at the same time. Applicants will be placed in a university and programme among their preferences specified in the online application form.

Most programmes in Turkish universities are instructed in Turkish. However, some departments and universities offer programmes in English or French. The candidates who want to study in these languages need to have an internationally recognized certificate to prove their language proficiency. Also, most of these foreign language programmes may ask international admission test scores such as GRE, GMAT etc. Candidates can check the language of instruction while selecting the programmes.

All Türkiye Scholarships winners who do not have C1 Level Certificate for Turkish Proficiency (including those who are placed into English or French-taught programmes) must attend 1-year Turkish Preparatory Course.

Art and Sport Scholarship Programmes, available for the first time this year, is specifically designed to encourage the skilled international students in the fields of art and sport to study at undergraduate, master or PhD (proficiency in art) degree levels in the prestigious Turkish universities with opportunities of Türkiye Scholarships. Applicants selected to be funded take one-year Turkish Language Course covered by scholarship. Subsequently, they have to receive an acceptance from the relevant faculties of Turkish universities. Applicants are expected to have documents (official certificate, portfolio, etc.) to prove their success in the field they apply for.

The Scholarship Covers:
  • Monthly stipend (600 TL for undergraduate, 850 TL for master and 1200 TL for PhD)
  • Full tuition fee
  • Free 1-year Turkish language course
  • Free accommodation
  • Round-trip air ticket
  • Health insurance

Eligibility

To be eligible for Undergraduate Programmes, applicants must;
  • Be a citizen of a country other than Turkey (Anyone holding or ever held Turkish citizenship before cannot apply)
  • Not be a registered student in Turkish universities at the level of study they are applying
  • Be have graduated or are likely to graduate from a secondary education institution
  • Be under the age of 21 (no earlier than 01.01.1994)
  • Have at least specified (% 90 for medical sciences, % 70 for other undergraduate programs) cumulative grade point average, diploma grade, national exam or international exam score
  • Be in good health
Online application
  • A copy of a secondary school diploma or document indicating that the candidate is secondary school senior student
  • A certified secondary school transcript (indicating courses taken and relevant grades of the candidate)
  • A copy of a valid ID card (passport, national ID, birth certificate etc.)
  • Passport photo

To be eligible for Postgraduate Programmes, applicants must;
  • Be a citizen of a country other than Turkey (Anyone holding or ever held Turkish citizenship before cannot apply)
  • Not be a registered student in Turkish universities at the level of study they are applying
  • Be a bachelor's or master's degree holder by 30th of July 2015 at the latest
  • Be under the age of 30 for master's programmes (no earlier than 01.01.1985)
  • Be under the age of 35 for doctorate programmes (no earlier than 01.01.1980)
  • Have at least 75 % cumulative grade point average or diploma grade over their maximum graduation grade or have at least 75 % success in any accepted national or international graduate admissions test
  • Be in good health
Online application
  • A copy of a bachelor or master's diploma or document indicating that the candidate is bachelor or master's senior student
  • A certified bachelor and/or master's transcript (indicating courses taken and relevant grades of the candidate)
  • A copy of a valid ID card (passport, national ID, birth certificate etc.)
  • Passport photo

Candidates are supposed to;
  1. Go to www.turkiyeburslari.gov.tr
  2. Click the online application form
  3. Create an account by entering an e-mail and password
  4. Read the application guide
  5. Log in to the system and fill out the application form
  6. Upload the required documents
  7. And finally finish the application.

Sumber: KEDUTAAN TURKI

Postingan Bahasa INDONESIA lihat
atau 

Menilai Islam di Indonesia

Jumat, 20 Maret 2015

SQ BLOG - Salam semuanya !! Melihat atau menganalisa secara keseluruhan merupakan satu langkah untuk terlepas dari sebuah kesalahan / persepsi yg keliru. Artinya, menilai sesuatu tidak cukup hanya dari satu sisi saja. OKE, Sebut saja bgimana tradisi Islam di INA dan negara-negara Islam pada umumnya. Di INA misalnya, siapa yg tdk prihatin dgn maslah TKI, kejahtan seksual yg baru2 ini banyak terungkap, kasus pembunuhan, teroris, perseteruan antar kelompok, kemiskinan, kebodohan, perampokan, bahkan sampai kehilangan di masjid pun masih biasa terjadi.

Kenyataan di atas Sobat, belum cukup untuk menilai Islam di INA, apalagi Islam secara keseluruhan. Untuk menilainya, kejahatan serupa harus dibandingkan pula di negara2 lain, baru dapat ditarik sebuah kesimpulan. Coba kita lihat realitas serupa selain di INA. Berikut beberpa fakta di negara lain menurut Irena Handono yang patut kita ketahui:
  1. FILIPINA, kemiskinan dan kebodohan di sana bukan Islam, tetapi Kristen dan Katolik;
  2. MEKSIKO, warganya yg maling, pencuri, pemerkosa, pemabuk bukan Islam, melainkan semuanya katolik;
  3. MESIR, para pembantu yg murah justru yg beragama non-Islam dan majikannya mayoritas Islam;
  4. IRLANDIA, negara yg tak pernah selesai konflik saudara, dan tak satu pun yang melibatkan Islam;
  5. ITALIA, para mafia obat terlarang tak satu pun Islam, melainkan non Islam;
Lebih lanjut, lihat 5 besar catatan kriminal negara-negara (dikutif dari muslimminang.wordpress, dan mengutipnya jg dari Abul-Jauzaa Blog) di dunia sebagai berikut:

A. KASUS KEJAHATAN

Menurut situs mapsofworld.com, urutan negara dengan angka kejahatan tertinggi pada tahun 2011 adalah;
(1) Amerika Serikat;
(2) Jerman;
(3) Perancis;
(4) Rusia;
(5) Italia;

B. KASUS PEMBUNUHAN

Menurut situs mapsofworld.com, urutan negara dengan kasus pembunuhan tertinggi per 100.000 orang dari tahun yang berbeda-beda (2008-2010) adalah;
(1) Honduras (82,1);
(2) El Salvador (66,0);
(3) Cote d’Ivoire (56,9);
(4) Jamaika (52,1);
(5) Venezuela (49,0);

C. KASUS BUNUH DIRI

Menurut situs therichest.com, urutan negara dengan kasus bunuh diri tertinggi per 100.000 orang adalah:
(1) Lithuania (31),
(2) Korea Selatan (28,1),
(3) Guyana (26,4),
(4) Kazakhstan (25,6),
(5) Slovenia (21,8),

D. KASUS PERAMPOKAN

Menurut situs nationmaster.com, negara dengan tingkat perampokan tertinggi adalah;
(1) Chili;
(2) Argentina;
(3) Dominika;
(4) Kostarika;
(5) Meksiko;

E. KASUS PEMERKOSAAN

Menurut situs globalpost.com, urutan negara dengan kasus pemerkosaan tertinggi periode tahun 2004-2010, adalah;
(1) Amerika Serikat,
(2) India,
(3) Inggris/United Kingdom,
(4) Meksiko,
(5) Jerman,

F. KASUS PELECEHAN SEKSUAL

Menurut situs ibtimes.com dan uk.news.yahoo.com, urutan negara dengan kasus kejahatan seksual pada anak-anak tertinggi adalah:
(1) Afrika Selatan;
(2) India;
(3) Zimbabwe,
(4) Inggris; dan
(5) Amerika Serikat.

G. KASUS HOMOSEKSUALITAS

Menurut situs pewglobal.org, urutan negara dengan status penerimaan terhadap homoseksualitas tertinggi adalah:
(1) Spanyol;
(2) Jerman;
(3) Kanada;
(4) Australia;
(5) Prancis;

H. KASUS PERNIKAHAN SEJENIS

Menurut situs pewglobal.org, urutan negara yang melegalkan pernikahan sejenis adalah;
(1) Argentina;
(2) Belgia;
(3) Brazil;
(4) Kanada;
(5) Denmark;

I. KASUS HIV/AIDS

Menurut situs indexmundi.com, negara yang mempunyai populasi manusia terkena AIDS tertinggi adalah;
(1) Afrika Selatan,
(2) Nigeria,
(3) India,
(4) Kenya,
(5) Mozambik,

J. KASUS NARKOBA

Menurut wikipedia, negara yang mempunyai prevalensi tahunan penggunaan kokain tertinggi adalah;
(1) Skotlandia;
(2) Amerika Serikat;
(3) El Salvador;
(4) Inggris dan Wales;
(5) Kanada;


ALAHAMDULILLAH, INDONESIA SEBAGAI NEGARA ISLAM TERBESAR TAK SATU PUN MUNCUL DALAM LIST DI ATAS !!

SEKIAN

Keajaiban Sejarah "Bilangan 19"

Sobat, boleh dikata setiap sesuatu memiliki sejarah atau paling tidak jalan hidup masing-masing ! Begitu pun dengan ia, ehh maksudnya bilangan 19 dalam al-Quran. Sekilas bilangan inilah yang akan menjadi topik kita kali ini seklaigus sebagai postingan pendahuluan dalam kajian ini.

Pertama kali kode 19 dalam al-Quran menarik perhatian orang adalah pada tahun 1974. Setelah penemuan ini, kaum terpelajar melakukan lebih banyak lagi observasi terhadap pola ajaib tersebut. Tak heran jika nama surah yang menyampaikannya adalah “al-Mudatsir”, surah al-Quran yang ke-74. Jika 74 diletakkan disebelah 19, Anda dapatkan 1974, yaitu tahun penemuan mukjizat bilangan 19 dalam kalender masehi.

Ini artinya, mukjizat ini telah tersembunyi selama seribu Sembilan ratus tujuh puluh empat (1974) tahun setelah kelahiran Yesus dan diungkapkan dalam surah al-Mudatsir.

Ketika ini terungkap, waktu itu menurut kaleder Hijriah adalah tahun 1393. [Kalender Hijriah dimulai sejak Nabi Muhammad hijrah dari Makkah ke Madinah]. Allah mulai menurunkan al-Quran kepada Nabi Muhammad 13 tahun sebelum hijriah. Dengan kata lain dalam hitungan kalender hijriah, mukjizat ini ditemukan 1406 tahun [1393 + 13] setelah Allah mulai menurunkan al-Quran. Lalu ada apa dengan angka 1406?

PERKALIAN 19 DAN 74 (19 X 74) SAMA DENGAN 1406 !

Apakah ini suatu kebetulan atau sebuah kebenaran yang mulai terungkap?? Admin memberikan sepenuhnya kepada pembaca untuk menentukannya. Admin hanya berbagai kepada segenap pembaca dan mudah-mudahan kita senantiasa berada dalam jalan yang lurus !

Ohh yach, sebenaranya pembahasan ini (angka 19 dan surah al-Mudatsir) masih terdapat beberapa sambungan uraiannya yang semakin menakjubkan. Makin menelaahnya, rasanya semakin manis akan keluarbiasaanya. Admin tidak menguraikannya secara keseluruhan agar konsepsi pembaca tidal keliru. Sebab, uraian ini dapat dipahami sepenuhnya jika telah mengetahui landasan dasarnya dari awal.

Itulah sebabnya, di awal admin mengatakan bahwa ini, “sebagai Postingan pendahuluan dalam kajian ini”. Hehehe... InsyaAllah kajian rahasia bilagan 19 lainnya akan menyusul !

Karenanya, bagi yang tertarik denga kajian ini silahkan miliki bukunya, rujukannya banyak, dianatarnya karya Caner Taslam (Turki) dengan judul Miracle of Quran, Matematika dalam al-Quran karya Abdussyakir (INA), dll.


Sobat, Sekian dulu postingan kali ini !

Islamic Book Fair - Senayan, Jakarta 2015

Minggu, 01 Maret 2015

Kembali sobat, 3 akhir tahun ini kita selalu dihadirkan dengan sebuah event pameran terbesar di Indonesia bahkan di mungkin se-Asia mengenai buku-buku keislaman. Mengingat pentingnya event ini, admin kembali memposting ulang info ini kepada semua sobat. Event ini dilaksanakan pada tanggal 27 Februari sampai 8 maret 2015. Berikut keterangannya lebih lanjut.


Islamic Book Fair (IBF) dan pesantren seolah mempunya ikatan emosi yang mendalam. Betapa tidak, sejak awal-awal diselenggarakannya IBF, pengunjung yang bisa dikatakan tidak pernah absen adalah kalangan santri yang berasal dari pesantren-pesantren terkemuka khususnya di sebagian wilayah Jabodetabek. 

Kunjungan pesantren-pesantren ke IBF direspons dengan sangat baik oleh panitia penyelenggara. Sejak 2014, panitia mengadakan program IBF Goes to Pesantren. Kegiatan ini selain bertujuan untuk lebih mempererat hubungan emosional antara IBF dengan pesantren dan sosialisasi IBF, juga sebagai ajang memberikan pelatihan kepenulisan serta worskhop jurnalistik untuk para santri.

Pada IBF 2015, telah dipilih beberapa pesantren yang akan mendapat kesempatan sebagai 'host' pada kegiatan IBF Goes to Pesantren. Panitia mengharapkan dengan kembali diadakannya kegiatan IBF Goes to Pesatren ini bisa mencetak para santri yang tidak saja cakap secara religius, namun juga cakap menulis dan bisa menjadi calon-calon penulis handal. Dan juga harapannya akan semakin banyak para santri yang datang berkunjung ke Islamic Book Fair yang akan diselenggarakan 27 Februari s.d. 8 Maret 2015.
Sumber: IBF 2015
Previous Home
 
ADMIN : SQ BLOG - wahana ilmu dan amal HASRUL | FB RulHas - SulTra | TWITTER RulHas BS
Copyright © 2015. ZYIAR™ BS - All Rights Reserved
Support : Creating Website | Mas Template
Proudly powered by Blogger